Friday, July 6, 2007

KELANGKAAN TENAGA TI DI INDIA

Pagi ini di bis, dalam perjalanan ke kampus, saya membaca majalah BusinessWeek edisi maret 2007 (semalam dapat free magazines waktu makan di Izzi Pizza Kemang), saya tertarik dengan sebuah kolom warta kerja yang berjudul "kelanggkaan tenaga TI di India".

Masalah ketenagakerjaan memang menjadi masalah pelik bagi setiap negara berkembang seperti India (Indonesia juga apalagi...). Diantara masalah tersebut adalah kurangnya tenaga teknisi dan ahli pada suatu bidang yang tiba - tiba tumbuh pesat di negara tersebut.

Dalam dekade terakhir ini India seperti sedang booming dalam industri IT, perusahaan IT lokal mereka seperti Infoys Technologies sampai saat ini memegang klien global seperti ABN Amro, Airbus, Goldman Sachs dan Alstom. hebatnya dalam setengah tahun ini mereka merekrut 300.000 pegawai baru di bidang IT. Tercatat perusahaan lokal lain seperti Wipro dan Tata Consultancies Services (TCS).

Apa yang tercatat penting buat saya bila dibanding dengan Indonesia adalah :

Iklim investasi di India jauh lebih baik, tercatat IBM, Cisco dan EDS telah memperkuat pengembangan piranti lunak dan jasa mereka di India, Perusahaan IT disana memiliki pertumbuhan 40%/tahun. Di Indonesia, IBM dan Cisco juga ada tetapi bukan untuk mengembangkan (membuat) Piranti lunak disini tetapi menjual piranti lunaknya di sini....ah...jadi kita hanya jadi konsumennya saja. Microsoft juga hebat di sini tetapi hanya divisi marketingnya saja. Sudah tahu bedanya kan...........

Pertumbuhan 40%/ tahun menyebabkan permintaan tenaga kerja yg sangat tinggi, sampai akhir tahun ini tercatat kebutuhan tenaga kerja bidang IT di India mencapai 3 juta teknisi. memang belum sebanding dibanding total populasinya sih...

So...apa yang mereka lebih baik dari kita. menurut saya mereka mampu menciptakan kompetensi baru yaitu penguasaan Teknologi Informasi, MENGUASAI TEKNOLOGI INFORMASI BUKAN HANYA JADI PEMBELI SISTEM INFORMASI. Padahal kita sering meremehkan negara tersebut dari lagu dan film India sering dianggap kelas bawah. orang India juga cuma dikenal sebagai saudagar mebel atau kain (he..he..he kayak kakak ipar saya juga gitu tuh).

BUT NOW, THE NEW SILICON VALEY IS THERE....(INDIA....!!!!)

Sedikit malu juga untuk cerita. eh...saya ada niat lho mau kursus pemrograman di NIT Kemang yang kata temen-temen IT saya "yang ngajar orang India, jago-jago, dan kepake banget lulusannya". Hi..Hi...Hi...ternyata saya kepincut juga ama orang India. Dan yang bikin sedihnya lagi orang-orang India ahli IT itu udah ada di Indonesia lhooo.............(saingan bini gua jadinya dong)...................

1 Comments:

At July 13, 2007 at 6:38 AM , Blogger Unknown said...

Pak Agung... sebenarnya orang Indonesia banyak pinternya juga lho... terbukti ratusan orang indonesia kerja di Silicon Valley-nya Asia... Cyberjaya. Prihatin... Indonesia duluan merdeka ama negara jirannya ini, tapi mereka punya konsep bikin silicon valley disini... so gak tanggung2 perusahaan kelas dunia mempercayakan invest di sini seperti Shell, IBM, HP membuat base disitu. Tenaga expert-nya... banyak orang Indonesia... sedih nggak sih

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home