KARENA INDONESIA ITU MASIH ADA
Pagi ini ketika komputer mulai dihidupkan. di playlist editor winamp saya terlihat terdapat "lagu kebangsaan indonesia raya", sedikit heran.., bahwa ternyata ada juga format mp3 nya. iseng saja awalnya ketika saya hidupkan lagu tersebut. Ternyata versi asli seperti yang sering diperdengarkan saat penaikan bendera di siaran TV.
Tiba-tiba terasa ada perasaan aneh seperti haru dan bangga mengalir di tubuh saya. Naga bonar di film terbarunya (naga bonar jadi dua) dalam suatu adegan bersama supir bajaj di tugu proklamasi, memberi hormat sempurna pada dua patung proklamator dan bilang pada supir bajaj itu, bahwa di jamannya dulu (jaman perjuangan) dua orang ini sangat dihormati dan disegani karena kepahlawanannya dalam mencapai kemerdekaan indonesia (tentunya dengan logat batak dan isi pembicaraan yg menggelitik).
Di sekuel adegan yg lain naga bonar memanjat patung Jenderal Sudirman di jalan sudirman jakarta, hanya karena patung tersebut menggambarkan sang jenderal menghormat ke arah jalan raya. dia ingin supaya sang jenderal menurunkan tanggannya seraya bilang bahwa "jenderal tidak perlu menghormat kepada mereka yg ada dijalanan, jenderal adalah pemimpin perjuangan kami !!!!..."
Saya merenung dan berpikir, bahwa naga bonar benar adanya, saat ini kita ada di jaman dimana seakan-akan sejarah tinggal sejarah yang tanpa makna. Bung Karno, Bung Hatta, Pak Dirman dll seakan cukup dikenang sebagai patung tanpa perlu diteladani sikap mereka terhadap bangsa ini.
And then I am lookin for my self, saya juga sudah jadi bagian dari jaman ini yg cuma tahu kita harus bekerja untuk sukses diri sendiri. kita lupa bahwa kita bisa hidup di jaman ini karena ridho Allah SWT, melalui perjuangan penuh darah dan duka dari para pahlawan kita. dan bangsa ini ada bukan dari hasil renungan tapi perjuangan man...!!!!.
Saya harus bangga pada bangsa ini "Bangsa Indonesia" dan harus juga berfikir seperti Jenderal Urip Sumohardjo yg bilang "jangan tanya apa yg bangsanu berikan padamu, tapi bertanyalah apa yg kamu berikan pada bangsamu".
Tapi saya jadi makin sedih karena untuk menulis Indonesia Raya saja di awal alinea tulisan ini, saya masih pakai huruf kecil.............. Oh bumi pertiwi maafkan anakkmu ini...
Merdeka....!!!!!

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home