Sunday, June 24, 2007

LEGITIMASI DIRI (MENGUTIP MR. BUDI RAHARDJO)

Pagi ini saya buka blog nya budi rahardjo (you're my inspiration).
Note : kunjungilah blog nya pak budi di : rahard.wordpress.com (sangat diharuskan...)
ada tulisan beliau tentang "legitimasi diri", ada baiknya dibaca dulu saja kutipan berikut ini :

Kalau di dalam Bahasa Inggris adalah “legitimizing oneself”.
Ceritanya begini. Kadang kala orang meremehkan kita sebelum kita menunjukkan bahwa kita ini memang “jagoan”. Hal ini terjadi di beberapa tempat, di kampus, di tempat presentasi, di tempat klien, dan seterusnya. Sebagai contoh, kadang mahasiswa merasa bahwa dosennya sudah tua dan nggak punya kemampuan apa-apa selain ngomong doang. (Sama seperti anak melihat orang tuanya.) Setelah dibuktikan sebaliknya - yuk kita coding 3 hari 3 malam tanpa berhenti - baru mereka percaya dan mau nurut.
Sebagai contoh ketika mengajar programming, mahasiswa perlu ditunjukkan bahwa kita virtuoso dalam programming. Sering terpaksa saya harus show off (mempertontonkan kebisaaan) saya. Speed programming in perl. Ha ha ha. Demikian juga dalam bidang lain, seperti security, musik, dan bisnis, kita harus menunjukkan kemampuan kita dulu.
Seringkali sebagai orang Indonesia kita juga harus membuktikan diri bahwa kita sama dengan orang asing. Ini terjadi dengan kami (dan perusahaan kami). Setelah kami buktikan, barulah klien melihat bahwa kami sebetulnya setara dengan perusahaan asing (big 5?) dengan konsultan asingnya.
Kadang timbul rasa arogan juga. Mengapa saya harus membuktikan diri? Kalau nggak mau, ya sudah. Lebih enak duduk sendiri, menyaksikan kelucuan orang lain yang menyatakan dirinya pakar. He he he. Ah, legitimasi diri …


Ada dua hal yang ingin saya sampaikan setelah membaca posting ini

Pertama: Memang benar kita harus selalu membuktikan diri terlebih dahulu sebelum orang lain bisa mempercayai kita. Ini berlaku di semua bidang pekerjaaan.

Kedua: Arogan, memang betul, dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW dikatakan "siapa orang yang merasa paling utama pada setiap hal, maka Allah SWT akan mencabut keutamaan dari dirinya"

Wah..terus gimana pemecahannya. menurut saya "kata legitimasi diri harus diganti dengan keteladanan" sehingga bermakna positif dan tidak arogan.

he..he...he kayak ngegampangin persoalan ya..pendapat saya ini

PENTAS YANG BERHASIL

Pada posting terdahulu pernah diceritakan, tentang kejadian "gagal pentas" anak laki-laki saya ketika acara kenaikan kelas di penghujung tahun ajaran.
Nah ini berita gembiranya..., akhirnya anak saya "berhasil naik pentas" dan juga naik kelas ke kelas Mini.
Dengan membawakan lagu secara berkelompok dengan teman-teman sekelasnya, akhirnya dengan penuh percaya diri anak saya tampil. sedikit kaku namun lega juga rasanya perasaan orang tua ini.
Ini dia fotonya..., berbadan paling tinggi dengan rambut yang juga tegak berdiri, ha..ha...senang juga rasanya hati ini melihatnya.
Ok... lah ini this first step for my son. May Allah SWT blessing him.
Amin....

Thursday, June 14, 2007

TEMAN-TEMAN PENELITI


Ini foto dari teman-teman peneliti di Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FE Univ. Nasional. Saya sih bukan peneliti, bidang kerja saya cuma ngurusin komputer dan tetek bengeknya yg berhubungan dengan "the ghost in the machine" tersebut.
Tapi karena kebaikan hati mereka saya sering diajakin kegiatan penelitian and pengabdian masyarakat nya mereka.
Oke saya perkenalkan satu persatu beserta profil singkatnya : (dari kiri ke kanan)

1. yg pake baju kuning dan berkulit sangat terang ini adalah Pak Heri Krisnandy, mengklaim punya pikiran maju, progresive tapi pake nurani. dia adalah my brother, sekaligus my parents dan salah satu alasan saya betah kerja di kampus ini. sering konyol dan menjengkelkan tapi jujur kalo saya bilang kalo dia orang baik dan masih pake nurani di jaman ini.

2. yang pake baju ijo dan kelihatan kurus itu namanya Pak Erwin Indriyanto, sering merasa lebih putih sedikit dibanding Pak Heri. dia orang yang giat bekerja, progresive berpikir maju dan tahu banget kegunaan dari uang. tapi dia juga baik, masih pake hati dan nurani dalam melihat banyak permasalahan

3. Nah kalo yang pake jaket hitam ini, adalah boss kita..., Pak Sjamsudin, Direktur sebuah perusahaan konsultan yg juga dosen di kampus saya. tidak terlalu akrab karena orangnya pendiam (sangat pendiam, apalagi kalo lagi tidur). sedikit bicara banyak bekerja (dan banyak juga penghasilannya), saya sering diantar pulang pake mobilnya dan diajakin makan yang enak-enak ama dia. dia sangat concern juga di bidang politik yang berlandaskan islam.

4. Kalo Ibu yg berdiri ini, saya ndak berani banyak comment. Ibu Isje Ratna Herawati namanya, Ketua dari lembaga ini. wahh...pokoknya top dah. apapun dan bagaimanapun, beliau tetap saya anggap Ibu Saya di kampus ini...hee.hee...hee....he.

Akhirnya, inilah teman-teman yang mewarnai keseharian saya, masih banyak sebenarnya, cuma belon punya fotonya untuk di upload dan yah....agak kurang memberikan penghasilan tambahan buat saya...(He..he..he...cuma becanda kok)

Oke moga makin maju dan berprestasi teman-teman ku....
Pesan khusus buat No.1 dan No.2, Jangan Gali Lobang Tutup Lobang terus, nanti lubang makin gede and lupa nutupnya dan kecebur sendiri..ha..ha...ha

Wassalam

KARENA INDONESIA ITU MASIH ADA

Pagi ini ketika komputer mulai dihidupkan. di playlist editor winamp saya terlihat terdapat "lagu kebangsaan indonesia raya", sedikit heran.., bahwa ternyata ada juga format mp3 nya. iseng saja awalnya ketika saya hidupkan lagu tersebut. Ternyata versi asli seperti yang sering diperdengarkan saat penaikan bendera di siaran TV.
Tiba-tiba terasa ada perasaan aneh seperti haru dan bangga mengalir di tubuh saya. Naga bonar di film terbarunya (naga bonar jadi dua) dalam suatu adegan bersama supir bajaj di tugu proklamasi, memberi hormat sempurna pada dua patung proklamator dan bilang pada supir bajaj itu, bahwa di jamannya dulu (jaman perjuangan) dua orang ini sangat dihormati dan disegani karena kepahlawanannya dalam mencapai kemerdekaan indonesia (tentunya dengan logat batak dan isi pembicaraan yg menggelitik).
Di sekuel adegan yg lain naga bonar memanjat patung Jenderal Sudirman di jalan sudirman jakarta, hanya karena patung tersebut menggambarkan sang jenderal menghormat ke arah jalan raya. dia ingin supaya sang jenderal menurunkan tanggannya seraya bilang bahwa "jenderal tidak perlu menghormat kepada mereka yg ada dijalanan, jenderal adalah pemimpin perjuangan kami !!!!..."
Saya merenung dan berpikir, bahwa naga bonar benar adanya, saat ini kita ada di jaman dimana seakan-akan sejarah tinggal sejarah yang tanpa makna. Bung Karno, Bung Hatta, Pak Dirman dll seakan cukup dikenang sebagai patung tanpa perlu diteladani sikap mereka terhadap bangsa ini.
And then I am lookin for my self, saya juga sudah jadi bagian dari jaman ini yg cuma tahu kita harus bekerja untuk sukses diri sendiri. kita lupa bahwa kita bisa hidup di jaman ini karena ridho Allah SWT, melalui perjuangan penuh darah dan duka dari para pahlawan kita. dan bangsa ini ada bukan dari hasil renungan tapi perjuangan man...!!!!.
Saya harus bangga pada bangsa ini "Bangsa Indonesia" dan harus juga berfikir seperti Jenderal Urip Sumohardjo yg bilang "jangan tanya apa yg bangsanu berikan padamu, tapi bertanyalah apa yg kamu berikan pada bangsamu".
Tapi saya jadi makin sedih karena untuk menulis Indonesia Raya saja di awal alinea tulisan ini, saya masih pakai huruf kecil.............. Oh bumi pertiwi maafkan anakkmu ini...
Merdeka....!!!!!

Tuesday, June 5, 2007

FOTO DEPAN


Monday, June 4, 2007

MENDADAK LAPTOP

Entah karena terobsesi Tukul, atau karena memang tuntutan zaman yg serba digital dan pentingnya komunikasi data secara on-line. Di kampus saya dua bulan belakangan ini mendadak teman-teman pengajar semuanya pada "nenteng laptop".

Bagi yang beruntung mereka pasti sudah buru-buru beli dan udah pasti di tenteng kemana-mana. Tapi yang belum beruntung masih sibuk membicarakan dan menenteng "brosur" yang isinya iklan promosi laptop lengkap dengan harganya.

Saya sebenernya juga udah kepengen banget, malu kalo di undang seminar semua ngadepin laptop dan saya cuma menggenggam erat usb flash disk saya yg mp3 playernya juga udah rusak (dirusak anak saya). he..he...he....

By the way, kita harus berpikir positif, dan kayaknya memang udah jamannya untuk memakai sesuatu yg bersifat "mobile device". Semoga laptop temen-temen saya itu bisa "usefull" dalam menunjang produktivitas kerja mereka. Dan Tuhan bisa segera meridhoi saya untuk bisa memilikinya juga. Semoga..........................

Sunday, June 3, 2007

GAGAL PENTAS





Libur akhir pekan kemaren (hari waisak kayaknya) saya lihat-lihat dokumen foto-foto, untuk ditampilan front page blog. and ketemulah foto ini......................., ha..ha..ha, ini foto setahun yg lalu ketika orang tua kecewa karena anaknya gagal naik pentas, alias ngambek or belum berani naik panggung (masih dua tahun).

Ceritanya di playgroup anak saya (Sanggar Kreativitas Bobo) ada acara kenaikan kelas plus acara kumpul keluarga di sebuah gedung di kawasan bendungan hilir. anak saya kebagian peran jadi "ayam" dan harusnya menari dan menyanyi di panggung, tapi boro-boro mau nyanyi and nari, deketin panggung aja nangis.

Alhasil kita berfoto untuk mengabadikan peristiwa ini, Now.. anak saya udah tiga tahun dan kayaknya tahun ini bakalan udah berani naik panggung (ada acara yg sama lho..). Mudah-mudahan foto kita nanti akan lebih ceria, tidak cemberut lagi.

(Oh ya, itu foto Heni dan Adam, belahan jiwa nih.....ha..ha...ha, saya yg kaos ijo itu lho...)