Wednesday, August 1, 2007

SIAP MENYAMBUT TAHUN AJARAN BARU

Wah hajatan besar sudah nampak di depan mata, Tahun ajaran baru 2007/2008.
Biasanya kesibukan sudah dimulai nih, dari penyusunan jadwal dosen pengajar, menginput jadwal ke apliakasi akademik (kita udah on-line loh pengisian krs nya). cheking komputer dan lain-lain. sudah mulai terasa lelahnya.
Untuk menyambut tahun ajaran baru ini saya berdoa agar :
1. pengisian krs berjalan lancar
2. semua kelas yang ditawarkan dapat dibuka
3. jumlah mahasiswa aktif meningkat
Amin..........

Friday, July 6, 2007

AMBISI ITU............

Bukan mau curhat atau kasih nasehat.
Ada yang menarik pada obrolan saya dengan "pak kajur akuntansi" (kalo di organization chart dia atasan saya) namanya pak Aryandra, ketika kami istirahat makan siang.

Dia bilang betapa beruntungnya saya (setengah ngejek kali ya), masih banyak punya waktu luang, bisa ngobrol nyantai and nongkrong ama temen, browsing, chating, belajar teknologi informasi dan komputer (yg ini pasti nyindir), nulis di blog, blogging, dll. Dibanding saya (si pak kajur) yang sangat super sibuk sampe lupa waktu.

Terkejut saya mendengarnya, dalam benak saya waktu luang itu buang waktu dan tidak berguna. Saya cuma tanggapi bahwa, dia lebih enak, karena punya profesi bagus dan terus meningkat rejekinya (banyak duit maksudnya, he..he..he).

Nasehatnya adalah sebenarnya kenikmatan dalam bekerja itu adalah dimana kita dapat melaksanakan semua kewajiban dengan profesional, tapi kita masih dapat menyenangkan sisi manusiawi kita seperti kumpul keluarga, nyantai ama temen atau menjalankan hobi kita.

Katanya juga, bahwa Ambisi akan pencapaian status sosial, aktualisasi diri, keharusan berprestasi dan keinginan akan berlimpahnya harta membuat kita mau melakukan apa saja, sampai-sampai melupakan sisi manusiawi kita atau bahkan melupakan syariat dalam beragama (lupa Tuhan maksudnya), dan itu membuat kita lelah secara mental. Parahnya seringkali manusia saling menyakiti karena Ambisinya dihalangi.

Saya cuma diam sambil berpikir, artinya masalahnya ada pada Ambisi manusia.
Lalu saya ingat dengan banyak cita-cita saya saat ini, seperti :
1. pingin bisa jago komputer (linux khususnya)
2. pingin buka tempat service komputer (he..he..he..cita-cita kok cuma gitu)
3. pingin kayak pak Budi Rahardjo (pakar IT dari ITB, blognya favorit saya lho)
4. pingin sekolah S1 Sistem Informasi
5. Pingin kursus pemrograman
6. Oh ya, pingin punya Note Book Apple Macintosh
7. Pingin pindah dari mertua
8. Pingin punya Xenia (kreditan aja)
9. Pingin nyekolahin anak di Global Jaya
10. Pingin naik haji sambil ke Turki (ada mursyid saya disana)
11. Pingin, pingin, pingin yang lainnya dah...buanyak....banget dah....

Saya jadi ngerasa sedih, berarti saya juga orang yang ambisius dong.............
Tapi apa itu Ambisi juga yaa..............
Ya Allah, ampunilah hambamu yang hina dan bodoh ini...........

KELANGKAAN TENAGA TI DI INDIA

Pagi ini di bis, dalam perjalanan ke kampus, saya membaca majalah BusinessWeek edisi maret 2007 (semalam dapat free magazines waktu makan di Izzi Pizza Kemang), saya tertarik dengan sebuah kolom warta kerja yang berjudul "kelanggkaan tenaga TI di India".

Masalah ketenagakerjaan memang menjadi masalah pelik bagi setiap negara berkembang seperti India (Indonesia juga apalagi...). Diantara masalah tersebut adalah kurangnya tenaga teknisi dan ahli pada suatu bidang yang tiba - tiba tumbuh pesat di negara tersebut.

Dalam dekade terakhir ini India seperti sedang booming dalam industri IT, perusahaan IT lokal mereka seperti Infoys Technologies sampai saat ini memegang klien global seperti ABN Amro, Airbus, Goldman Sachs dan Alstom. hebatnya dalam setengah tahun ini mereka merekrut 300.000 pegawai baru di bidang IT. Tercatat perusahaan lokal lain seperti Wipro dan Tata Consultancies Services (TCS).

Apa yang tercatat penting buat saya bila dibanding dengan Indonesia adalah :

Iklim investasi di India jauh lebih baik, tercatat IBM, Cisco dan EDS telah memperkuat pengembangan piranti lunak dan jasa mereka di India, Perusahaan IT disana memiliki pertumbuhan 40%/tahun. Di Indonesia, IBM dan Cisco juga ada tetapi bukan untuk mengembangkan (membuat) Piranti lunak disini tetapi menjual piranti lunaknya di sini....ah...jadi kita hanya jadi konsumennya saja. Microsoft juga hebat di sini tetapi hanya divisi marketingnya saja. Sudah tahu bedanya kan...........

Pertumbuhan 40%/ tahun menyebabkan permintaan tenaga kerja yg sangat tinggi, sampai akhir tahun ini tercatat kebutuhan tenaga kerja bidang IT di India mencapai 3 juta teknisi. memang belum sebanding dibanding total populasinya sih...

So...apa yang mereka lebih baik dari kita. menurut saya mereka mampu menciptakan kompetensi baru yaitu penguasaan Teknologi Informasi, MENGUASAI TEKNOLOGI INFORMASI BUKAN HANYA JADI PEMBELI SISTEM INFORMASI. Padahal kita sering meremehkan negara tersebut dari lagu dan film India sering dianggap kelas bawah. orang India juga cuma dikenal sebagai saudagar mebel atau kain (he..he..he kayak kakak ipar saya juga gitu tuh).

BUT NOW, THE NEW SILICON VALEY IS THERE....(INDIA....!!!!)

Sedikit malu juga untuk cerita. eh...saya ada niat lho mau kursus pemrograman di NIT Kemang yang kata temen-temen IT saya "yang ngajar orang India, jago-jago, dan kepake banget lulusannya". Hi..Hi...Hi...ternyata saya kepincut juga ama orang India. Dan yang bikin sedihnya lagi orang-orang India ahli IT itu udah ada di Indonesia lhooo.............(saingan bini gua jadinya dong)...................

Thursday, July 5, 2007

UJIAN AKHIR SEMESTER

Selesai sudah hajatan besar diakhir tahun ajaran 2006/2007 genap. satu tahun ajaran telah selesai. selamat datang tahun ajaran 2007/2008.

Sebagai pengajar tentu hal ini menjadi suatu moment yang penting, dimana akhir dari suatu proses belajar mengajar dalam satu semester tiba saatnya untuk diberi penilaian

Semoga penilaian saya terhadap mahasiswa pada semester ini benar adanya, dan dapat menjadi bekal mereka pada langkah-langkah selanjutnya....amin.

(Posting ini sebenarnya doa atau apa ya...)

THE AVATAR

"Avatar, The Last Airbender", itu judul filmnya. Diciptakan oleh Michael Dante DiMartino dan BryanKonietzko . Disiarkan oleh jaringan televisi Nickelodeon (global TV di indonesia)Mengambil tempat di dalam dunia seni beladiri dan sihir unsur-unsur alam dengan pengaruh Asia, ceritanya mengikuti petualangan demi petualangan dari penerus gelar "Avatar" bernama Aang dan teman-temannya dalam perjalanan mereka menyelamatkan dunia dari Negara Api yang keji. Serial ini dituliskan dalam bentuk serial buku, dengan setiap episodenya ditanggap sebagai sebuah "bab" dan setiap musimnya disebut sebagai "buku".

Film ini awalnya selalu ditonton anak saya tiap pagi dan sore, menemaninya makan (disuapi si bibi). Lama kelamaan timbul ketertarikan pada kisah film ini. Terdapat banyak filosofi yang tinggi, terkandung dalam film ini.

Aang (baca : eng), demikian nama dari bocah gundul yang bertanda panah di kepala, badan dan tangannya. adalah seseorang dari bangsa pengendali udara (airbender) yang oleh kehendak para dewa ditunjuk sebagai "Avatar". Avatar sendiri berasal dari bahasa sansekerta "avatara" yang berarti "diturunkan". Avatar selalu diturunkan pada tiap peradaban untuk menjaga perdamaian di bumi yang dikisahkan terdiri dari empat bagian :
1. Negara angin / udara (penduduknya disebut pengendali udara / air bender)
2. Negara air (penduduknya disebut pengendali air / water bender)
3. Negara tanah (penduduknya disebut pengendali tanah / land bender)
4. Negara Api (penduduknya disebut pengendali api / fire bender)

Nah ceritanya negara api yang jahat berusaha menguasai dunia dengan cara memusnahkan seluruh bangsa / negara yang ada yaitu air, tanah dan angin. semua berhasil dimusnahkan dan tinggal tersisa rakyat yg berhasil melarikan diri saja

Kemudian muncul Aang, dimana orang sama sekali tidak menduga bahwa bocah kecil, lucu, lugu dan masih kekanakan ini adalah seorang avatar, dan Aang sendiri pun tidak menduga dan tidak menginginkan hal tersebut. ditemani dua orang dari bangsa air yaitu Katara dan soka mulailah perjalanan yang penuh petualangan dan kelucuan-kelucuan. Bangsa Api sangat menginginkan kematian Avatar ini, karena dapat merusak rencana mereka menguasai dunia.

Singkat cerita. alhasil saya membeli edisi lengkap berisi 9 CD, dimana terdapat 40 episode didalamnya. wah benar-benar menarik film ini. Next time insya allah akan saya ceritakan filosofi-filosofi penting dari film ini

Tapi tiba-tiba saya jadi berkhayal kalo anak saya tiba-tiba ternyata seorang Avatar.......hah...gedubrak!!!...mana mungkin ya........

Sunday, June 24, 2007

LEGITIMASI DIRI (MENGUTIP MR. BUDI RAHARDJO)

Pagi ini saya buka blog nya budi rahardjo (you're my inspiration).
Note : kunjungilah blog nya pak budi di : rahard.wordpress.com (sangat diharuskan...)
ada tulisan beliau tentang "legitimasi diri", ada baiknya dibaca dulu saja kutipan berikut ini :

Kalau di dalam Bahasa Inggris adalah “legitimizing oneself”.
Ceritanya begini. Kadang kala orang meremehkan kita sebelum kita menunjukkan bahwa kita ini memang “jagoan”. Hal ini terjadi di beberapa tempat, di kampus, di tempat presentasi, di tempat klien, dan seterusnya. Sebagai contoh, kadang mahasiswa merasa bahwa dosennya sudah tua dan nggak punya kemampuan apa-apa selain ngomong doang. (Sama seperti anak melihat orang tuanya.) Setelah dibuktikan sebaliknya - yuk kita coding 3 hari 3 malam tanpa berhenti - baru mereka percaya dan mau nurut.
Sebagai contoh ketika mengajar programming, mahasiswa perlu ditunjukkan bahwa kita virtuoso dalam programming. Sering terpaksa saya harus show off (mempertontonkan kebisaaan) saya. Speed programming in perl. Ha ha ha. Demikian juga dalam bidang lain, seperti security, musik, dan bisnis, kita harus menunjukkan kemampuan kita dulu.
Seringkali sebagai orang Indonesia kita juga harus membuktikan diri bahwa kita sama dengan orang asing. Ini terjadi dengan kami (dan perusahaan kami). Setelah kami buktikan, barulah klien melihat bahwa kami sebetulnya setara dengan perusahaan asing (big 5?) dengan konsultan asingnya.
Kadang timbul rasa arogan juga. Mengapa saya harus membuktikan diri? Kalau nggak mau, ya sudah. Lebih enak duduk sendiri, menyaksikan kelucuan orang lain yang menyatakan dirinya pakar. He he he. Ah, legitimasi diri …


Ada dua hal yang ingin saya sampaikan setelah membaca posting ini

Pertama: Memang benar kita harus selalu membuktikan diri terlebih dahulu sebelum orang lain bisa mempercayai kita. Ini berlaku di semua bidang pekerjaaan.

Kedua: Arogan, memang betul, dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW dikatakan "siapa orang yang merasa paling utama pada setiap hal, maka Allah SWT akan mencabut keutamaan dari dirinya"

Wah..terus gimana pemecahannya. menurut saya "kata legitimasi diri harus diganti dengan keteladanan" sehingga bermakna positif dan tidak arogan.

he..he...he kayak ngegampangin persoalan ya..pendapat saya ini

PENTAS YANG BERHASIL

Pada posting terdahulu pernah diceritakan, tentang kejadian "gagal pentas" anak laki-laki saya ketika acara kenaikan kelas di penghujung tahun ajaran.
Nah ini berita gembiranya..., akhirnya anak saya "berhasil naik pentas" dan juga naik kelas ke kelas Mini.
Dengan membawakan lagu secara berkelompok dengan teman-teman sekelasnya, akhirnya dengan penuh percaya diri anak saya tampil. sedikit kaku namun lega juga rasanya perasaan orang tua ini.
Ini dia fotonya..., berbadan paling tinggi dengan rambut yang juga tegak berdiri, ha..ha...senang juga rasanya hati ini melihatnya.
Ok... lah ini this first step for my son. May Allah SWT blessing him.
Amin....